Prasasti di Mallusetasi: Pengingat Pembangunan RTLH yang Mempererat Komunitas
BONE – Di Desa Mallusetasi, masyarakat menyaksikan tidak hanya perbaikan fisik rumah tetapi juga munculnya prasasti yang menyimpan kisah kebersamaan dan kepedulian yang berhasil mengubah hidup satu keluarga.
Prasasti yang dipasang pada rumah Rosnawati menjadi identitas permanen atas pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Warga menilai penanda tersebut sebagai bukti bahwa setiap hasil pembangunan memiliki sejarah yang layak dikenang, bukan sekadar dinikmati.
Penyelesaian pemasangan prasasti dilaksanakan pada Rabu (5/8/2026) setelah seluruh tahapan pembangunan memasuki fase akhir. Melalui prasasti ini tercatat kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga yang bersama-sama menghadirkan hunian lebih layak.
Keberadaan prasasti menimbulkan rasa bangga karena menjadi simbol bahwa desa mereka pernah menjadi tempat lahirnya semangat gotong royong yang memberikan manfaat nyata. Nilai itu diyakini akan terus hidup dan diceritakan antar generasi.
Meskipun ukuran prasasti sederhana, maknanya jauh lebih besar. Prasasti menjadi pengingat bahwa pembangunan yang meninggalkan jejak kebersamaan akan selalu melekat dalam ingatan masyarakat.(Red/Cn).