Kepadatan Jalan Tamban Bangun 75%, Kapten Hannah Tegaskan Standar Pemadatan Tidak Boleh Dilanggar
BARITO KUALA – Di Desa Tamban Bangun, proses pemadatan yang teliti mengubah permukaan jalan lunak menjadi lebih padat sehingga memberi gambaran kemajuan fisik pembangunan.
Memasuki H+22 TMMD Ke-129 Tahun Anggaran 2026, progres peningkatan badan jalan sepanjang 1.650 meter telah mencapai 1.237,5 meter atau 75 persen. Capaian tersebut menandai bahwa pekerjaan kini memasuki fase penting untuk memastikan konstruksi memiliki kepadatan yang sesuai sebelum dimanfaatkan secara penuh oleh warga. Rilis ini disampaikan pada Rabu (5/8/2026).
Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK) Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1005/Barito Kuala, Kapten Cke (K) Hannah menjelaskan proses pemadatan menggunakan alat pemadat menjadi tahapan yang tidak bisa dipercepat maupun diabaikan. Menurutnya, kualitas kepadatan akan menentukan ketahanan jalan ketika menghadapi lalu lintas harian maupun perubahan cuaca.
Jalan yang lebih kuat bukan hanya mempersingkat waktu tempuh, tetapi juga membuka peluang kelancaran distribusi hasil pertanian, memudahkan akses layanan pendidikan dan kesehatan, serta meningkatkan mobilitas masyarakat antarwilayah. Dampak itu akan terus dirasakan jauh setelah seluruh rangkaian TMMD berakhir.
Dengan progres fisik yang telah menyentuh tiga perempat target, optimisme penyelesaian pekerjaan semakin menguat. Setiap meter jalan yang dipadatkan hari ini menjadi investasi infrastruktur yang akan mendukung kehidupan masyarakat Desa Tamban Bangun dalam waktu yang panjang.(1005).