Dengung Molen Jadi Suara Perubahan di Parangjoro
SUKOHARJO – Di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, pagi hari diwarnai oleh dengungan mesin pengaduk beton yang paling akrab, lebih dominan daripada bunyi cangkul dan percakapan pekerja.
Bagi yang hadir di lokasi pembangunan, putaran molen menjadi penanda bahwa pekerjaan terus berjalan. Setiap adukan berubah menjadi talud dan fasilitas yang akan menjaga aktivitas masyarakat.
Pada Rabu (5/8/2026), suasana itu kembali terlihat ketika material terus diproses sejak pagi. Tanpa instruksi panjang, warga dan prajurit saling menyesuaikan ritme sehingga tahapan kerja saling melengkapi.
Bagi masyarakat, bunyi mesin kini disamakan dengan perubahan. Selama suara itu terdengar, harapan atas perbaikan infrastruktur terasa semakin dekat, dan gotong royong menjadi kebiasaan yang menghasilkan manfaat nyata.
Suara molen di Parangjoro bukan hanya untuk mencampur semen; ia turut mengaduk optimisme bahwa pembangunan yang lahir dari kebersamaan akan memberi manfaat lebih lama dibanding kebisingan mesin yang akan berhenti suatu hari nanti.(Red/Ap)